
Krisis RAM Global: Harga Gadget Asus Melonjak Di Awal 2026
Krisis RAM Global: Harga Gadget Asus Melonjak Di Awal 2026 Yang Menjadi Pemicu Utama Akan Kenaikan Produk Mereka. Halo, para pemerhati teknologi dan pejuang rakit PC! Apa kabar di awal tahun 2026 ini? Semoga semangat anda tidak ikut terombang-ambing oleh kabar yang cukup mengguncang pasar gadget dunia. Baru saja menginjak bulan Januari, kita sudah di hadapkan pada realitas pahit di mana “Krisis RAM Global” bukan lagi sekadar prediksi. Namun melainkan hantaman nyata pada dompet kita. Lonjakan permintaan memori untuk infrastruktur kecerdasan buatan telah menciptakan efek domino yang luar biasa. Salah satu raksasa teknologi, Asus, kini menjadi sorotan utama karena harga lini produknya. Mari kita bedah lebih dalam penyebab di balik krisis ini. Dan strategi apa yang harus anda ambil sebelum memutuskan untuk memborong gadget baru di awal tahun ini!
Mengenai ulasan tentang Krisis RAM Global: harga gadget Asus melonjak di awal 2026 telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
ASUS Resmi Umumkan Kenaikan Harga Produk Mulai 5 Januari 2026
Mereka secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produknya mulai 5 Januari 2026. Kebijakan ini muncul di tengah kondisi industri teknologi global yang sedang menghadapi tekanan biaya produksi. Tentunya pada komponen penting seperti memori dan penyimpanan. Pengumuman tersebut di sampaikan langsung oleh ASUS kepada para mitra bisnisnya. Dan kemudian di konfirmasi oleh berbagai media teknologi. Sehingga bukan sekadar rumor pasar. Kenaikan harga ini bukan di terapkan secara menyeluruh dan seragam pada seluruh lini produk ASUS. Namun melainkan bersifat selektif tergantung pada jenis perangkat dan komponen yang di gunakan. ASUS tidak mengungkapkan secara rinci daftar produk mana saja. Terlebihnya akan mengalami kenaikan harga maupun besaran persentasenya. Namun, perusahaan menegaskan bahwa langkah ini di ambil setelah mempertimbangkan kondisi pasar. Dan keberlanjutan produksi dalam jangka panjang.
Krisis RAM Global: Harga Gadget Asus Melonjak Di Awal 2026 Yang Telah Di Resmikan
Kemudian juga masih membahas Krisis RAM Global: Harga Gadget Asus Melonjak Di Awal 2026 Yang Telah Di Resmikan. Dan fakta lainnya adalah:
Kenaikan Harga Di Picu Oleh Masalah Biaya Komponen
Hal ini di picu oleh masalah biaya komponen, sebuah kondisi yang saat ini sedang menekan hampir seluruh industri teknologi global. ASUS menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir terjadi lonjakan signifikan pada harga komponen inti. Terlebih yang menjadi fondasi hampir semua perangkat elektronik modern. Dan khususnya memori dan media penyimpanan. Komponen yang paling terdampak adalah DRAM (RAM) dan NAND flash yang di gunakan untuk SSD. Kenaikan biaya ini berkaitan erat dengan meningkatnya permintaan global terhadap perangkat komputasi berperforma tinggi. Terutama untuk kebutuhan Artificial Intelligence (AI). Pusat data, server AI, dan infrastruktur komputasi skala besar. Namun kini menyerap porsi produksi memori yang sangat besar, sehingga pasokan untuk pasar konsumen.
Terlebihnya seperti laptop, PC, dan konsol gaming menjadi lebih terbatas. Ketika pasokan menyusut sementara permintaan tetap tinggi. Kemudian harga komponen pun terdorong naik secara alami. Selain itu, produsen chip memori dalam beberapa tahun terakhir juga sempat menyesuaikan kapasitas produksi akibat fluktuasi pasar teknologi. Ketika permintaan AI melonjak lebih cepat dari perkiraan. Dan kapasitas yang tersedia tidak langsung mampu mengimbanginya. Kondisi ini membuat harga RAM dan SSD meningkat dalam waktu relatif singkat. Kemudian dampaknya di rasakan langsung oleh produsen perangkat keras. Tentunya seperti ASUS yang sangat bergantung pada komponen tersebut. ASUS menegaskan bahwa selama ini mereka telah berusaha menyerap kenaikan biaya komponen agar harga produk tetap kompetitif di pasaran. Namun, tekanan biaya yang berlangsung terus-menerus membuat strategi tersebut sulit di pertahankan dalam jangka panjang. Jika harga jual tidak di sesuaikan, risiko yang muncul bukan hanya pada margin perusahaan. Akan tetapi stabilitas produksi.
Kabar Buruk Buat Gamer: Harga Lini ROG Asus Berpotensi Naik!
Selain itu, masih membahas Kabar Buruk Buat Gamer: Harga Lini ROG Asus Berpotensi Naik!. Dan fakta lainnya adalah:
Dampak Menyeluruh Pada Produk ASUS (Termasuk ROG)
Hal ini di perkirakan akan memberikan dampak menyeluruh pada berbagai lini produk. Dan tidak terbatas pada satu kategori saja. Hal ini karena penyebab utama kenaikan berasal dari komponen inti seperti RAM dan media penyimpanan. Terlebih yang hampir selalu di gunakan di seluruh portofolio perangkat ASUS. Dengan kata lain, ketika biaya komponen dasar naik. Maka efeknya akan merambat ke banyak produk sekaligus. Pada segmen laptop dan notebook, dampak kenaikan harga kemungkinan paling cepat di rasakan. Laptop modern, baik kelas entry, mainstream, hingga premium. Maka sangat bergantung pada DRAM dan SSD. Ketika harga kedua komponen ini meningkat. Dan biaya produksi laptop ikut terdorong naik. Akibatnya, laptop ASUS di berbagai seri. Mulai dari Vivobook, Zenbook, hingga TUF berpotensi mengalami penyesuaian harga, terutama pada varian dengan kapasitas RAM .
Serta dengan penyimpanan yang lebih besar. Dampak yang sama juga berlaku pada desktop PC, mini PC, dan workstation ASUS. Perangkat-perangkat ini umumnya menggunakan RAM dalam jumlah lebih besar di banding laptop. Sehingga kenaikan harga memori bisa memberikan tekanan biaya yang lebih signifikan. Penyesuaian harga pada segmen ini di pandang sebagai langkah logis agar ASUS tetap dapat menjaga ketersediaan produk. Dan kualitas komponen yang di gunakan. Lini Republic of Gamers (ROG) menjadi salah satu yang paling di sorot dalam isu ini. Produk ROG, baik laptop gaming, desktop gaming, kartu grafis, maupun perangkat handheld. Kemudian di kenal menggunakan spesifikasi tinggi dengan RAM dan SSD berperforma tinggi. Spesifikasi tersebut membuat biaya produksinya sangat sensitif terhadap fluktuasi harga komponen. Oleh karena itu, kenaikan harga memori dan storage berpotensi memberikan dampak lebih besar pada produk ROG.
Kabar Buruk Buat Gamer: Harga Lini ROG Asus Berpotensi Naik Per Januari Ini!
Selanjutnya juga masih membahas Kabar Buruk Buat Gamer: Harga Lini ROG Asus Berpotensi Naik Per Januari Ini!. Dan fakta lainnya adalah:
Spekulasi Soal ROG Xbox Ally
Hal ini muncul seiring dengan pengumuman ASUS tentang potensi kenaikan harga produk mulai Januari 2026. Meski ASUS tidak secara eksplisit menyebut nama perangkat tertentu. Namun perhatian publik dan komunitas teknologi langsung tertuju pada konsol handheld ROG ini. Karena karakteristiknya yang sangat bergantung pada komponen yang saat ini sedang mengalami kenaikan biaya secara global. ROG Xbox Ally di posisikan sebagai perangkat handheld gaming berperforma tinggi, menggabungkan kemampuan PC gaming dengan ekosistem Xbox. Untuk mencapai performa tersebut, perangkat ini di bekali RAM berkapasitas besar, SSD berkecepatan tinggi. Serta prosesor kelas atas, yang semuanya termasuk komponen paling terdampak oleh lonjakan harga akibat ketatnya pasokan dan tingginya permintaan.
Terlebih khususnya dari sektor kecerdasan buatan (AI). Karena itulah, banyak analis dan pengamat pasar menilai ROG Xbox Ally. Tentunya berada dalam kategori produk yang paling rentan terhadap penyesuaian harga. Spekulasi semakin menguat karena kenaikan harga yang di umumkan ASUS bersifat umum dan tidak merinci lini produk mana saja yang akan terdampak. Ketidakjelasan ini mendorong berbagai asumsi di kalangan konsumen dan komunitas gaming. Kemudian yang melihat pola bahwa produk dengan spesifikasi tinggi biasanya akan lebih dulu terkena imbas kenaikan biaya produksi. Dalam konteks ini, ROG Xbox Ally sering disebut sebagai contoh paling logis. Dan mengingat biaya komponennya relatif lebih mahal di bandingkan perangkat konsumen biasa. Namun demikian, penting untuk di pahami bahwa hingga saat ini status kenaikan harga ROG Xbox Ally masih sebatas spekulasi.
Jadi itu dia beberapa fakta dari harga gadget ASUS melonjak di awal 2026 perkara Krisis RAM Global.