Site icon BeritaHangat24

Thomas Frank Di Cemooh Fans Spurs Karena Kalah Terus

Thomas Frank

Thomas Frank Di Cemooh Fans Spurs Karena Kalah Terus

Thomas Frank Di Cemooh Fans Saat Tottenham Di Libas Newcastle 1–2 Di Kandang Sendiri, Tekanan Terhadap Manajer Semakin Meningkat. Tottenham Hotspur kembali merasakan malam yang mengecewakan di Premier League setelah di kalahkan Newcastle United 2–1 di Tottenham Hotspur Stadium. Dalam pertandingan pekan ke-26 Liga Inggris, Selasa (10/2/2026) waktu setempat. Kekalahan ini bukan hanya memperburuk tren buruk hasil Spurs, tetapi juga memicu reaksi keras dari suporter tuan rumah yang mencemooh manajer Thomas Frank dan mempertanyakan masa depannya di klub.

Dalam laga tersebut, Newcastle berhasil unggul lebih dulu melalui gol Malick Thiaw di masa tambahan babak pertama. Tottenham sempat menyamakan kedudukan lewat Archie Gray pada menit ke-64, tetapi Jacob Ramsey memastikan kemenangan Newcastle di menit ke-68 dengan tembakan dari dalam kotak penalti yang tidak terhalang. Hasil akhir 2–1 menjadi pukulan telak bagi Spurs. Yang kini hanya memiliki dua kemenangan dari 17 pertandingan Liga Inggris terakhir di bawah Thomas Frank.

Karena Kalah lagi membuat spurs turun jadi ke peringkat ke-16 klasemen dengan poin 29 dari 26 laga. Hanya lima poin di atas zona degradasi. Sebuah situasi yang tidak pernah di harapkan oleh klub sebesar Spurs di tengah musim kompetisi.

Suporter Mencemooh Manajer

Satu hal yang menjadi sorotan utama bukan sekadar hasil buruk, tetapi reaksi suporter Tottenham terhadap Thomas Frank. Bahkan sebelum pertandingan dimulai, nama Frank sudah diteriakkan dengan nada negatif oleh sebagian fan yang hadir di stadion. Reaksi itu kemudian berlanjut setelah pertandingan usai, ketika sebagian besar suporter mencemooh sang manajer saat ia berjalan di lapangan.

Chant atau nyanyian yang terdengar antara lain “you’re getting sacked in the morning” serta teriakan yang tegas meminta Frank keluar dari jabatannya tanda jelas dari ketidakpuasan publik terhadap arah tim saat ini.

Thomas Frank Merespons Kecaman Fans

Usai pertandingan, Frank tidak lari dari kenyataan. Ia secara terbuka mengatakan bahwa ia mengerti frustrasi para suporter, karena posisi klub saat ini bukan apa yang di inginkan oleh siapa pun yang mencintai Tottenham. Menurutnya, tekanan yang di rasakan lebih besar karena Spurs saat ini berjuang untuk naik dari situasi sulit. Dengan banyak pemain utama yang absen karena cedera dan skorsing.

Frank menegaskan, meskipun hasil belum memuaskan, ia tetap yakin bahwa ia adalah orang yang tepat untuk memimpin tim melewati periode sulit ini. Ia menyatakan keyakinannya “1000 persen” tetap akan memegang posisi sebagai manajer, seraya menekankan bahwa perbaikan perlu di lakukan oleh seluruh elemen klub bukan hanya satu orang.

Situasi Sulit Tottenham di Liga Inggris

Kekalahan melawan Newcastle menambah panjang daftar hasil mengecewakan Tottenham musim ini di kompetisi domestik. Klub yang pernah mengincar finis di posisi atas kini berebut poin demi menjauh dari zona degradasi. Sebuah skenario yang jarang terjadi dalam sejarah panjang mereka di Liga Inggris.

Kondisi ini di perparah oleh banyaknya absen pemain, yang membuat Frank kesulitan menyusun tim dengan kekuatan penuh di berbagai pertandingan.

Apakah Masa Depan Frank Terancam?

Dengan tekanan yang semakin meningkat dari tribun penonton, spekulasi mengenai masa depan Thomas Frank di Tottenham pun ramai di bicarakan. Nama-nama mantan pelatih seperti Mauricio Pochettino bahkan sempat disebut sebagai sosok alternatif manajer oleh sebagian suporter yang rindu era kesuksesan.

Namun, pada saat yang sama, klub belum mengambil keputusan membuat perubahan manajerial meski desakan fans menjelang pertandingan besar seperti derby melawan Arsenal dalam beberapa pekan mendatang semakin memuncak. Keputusan apakah Frank akan tetap di percaya atau tidak kemungkinan besar akan bergantung pada hasil pertandingan-pertandingan krusial berikutnya.

Kekalahan 1–2 dari Newcastle tidak hanya memperburuk hasil Spurs musim ini. Tetapi juga menjadi titik tekanan baru bagi Thomas Frank sebagai manajer Tottenham Hotspur. Cemoohan dan chant negatif dari suporter mencerminkan ketidakpuasan yang semakin tajam terhadap performa tim.

Exit mobile version