Site icon BeritaHangat24

Stephanie Poetri, Dari Jakarta Hingga ke Panggung Dunia

Stephanie Poetri

Stephanie Poetri, Dari Jakarta Hingga ke Panggung Dunia

Stephanie Poetri Adalah Penyanyi, Penulis Lagu, Dan Produser Indonesia-Amerika Yang Menembus Musik Global Melalui Suara Pop-Nya Yang Khas. Dan lagu-lagu yang mampu menangkap emosi generasi muda. Ia lahir pada 20 Mei 2000 di Jakarta, Indonesia, dari pasangan diva Indonesia Titi DJ dan guru musik asal Amerika Serikat, Andrew Hollis Dougharty. Stephanie dibesarkan dalam lingkungan yang kental dengan musik, sehingga bakatnya tumbuh sejak usia dini dan membawanya ke dunia hiburan dengan cara yang unik dan menginspirasi.

Minat Stephanie Poetri pada musik sudah terlihat sejak kecil. Ia di besarkan di rumah yang penuh dengan musik dan instrumen. Ibunya sebagai penyanyi memberikan wawasan tentang industri musik, sedangkan sang ayah mengenalkannya pada teknik penulisan lagu. Stephanie Poetri pun menyatakan bahwa ia awalnya hanya tertarik menjadi penulis lagu dan produser — bukan hanya penyanyi.

Karier Profesional Stephanie Poetri Di Mulai Pada 2015

Karier Profesionalnya Di Mulai Pada 2015, ketika ia pertama kali tampil dalam lagu untuk soundtrack film Ada Apa dengan Cinta? 2 dengan lagu “Bimbang”. Namun, namanya langsung melambung pada 2019 setelah merilis single berjudul “I Love You 3000” yang menjadi hit global. Lagu tersebut terinspirasi dari kutipan populer dalam film Avengers: Endgame dan berisi lirik sederhana namun sarat perasaan. Menjadikan lagu itu cepat viral di berbagai platform musik dan media sosial, terutama di kalangan generasi muda.

Kesuksesan “I Love You 3000” membuat Stephanie bergabung dengan label internasional 88rising. Yang juga menaungi artis-artis Asia dan Asia-Amerika seperti Rich Brian, NIKI, serta Joji. Lagu ini tidak hanya viral di Spotify dan YouTube, tetapi juga memperkenalkan Stephanie kepada pendengar internasional. Membuka jalannya tampil di festival besar dan kolaborasi musik yang menarik.

Karier Internasional dan Kolaborasi

Bersama 88rising, Stephanie terus mengembangkan kariernya di kancah global. Lagu “I Love You 3000” bahkan di rombak menjadi versi duet bersama Jackson Wang. Yang semakin memperluas basis pendengarnya di kawasan Asia dan luar negeri. Stephanie juga rutin tampil di festival besar seperti Head in the Clouds Festival, sebuah acara tahunan yang menampilkan talenta musik global yang berfokus pada suara-suara Asia. Dan menjadi momen penting baginya untuk terhubung langsung dengan para penggemar internasional.

Tak hanya sebagai penyanyi, Stephanie juga mulai menunjukkan kiprahnya di belakang layar sebagai penulis lagu. Termasuk menulis untuk grup Indonesia baru yang berada di bawah 88rising — menunjukkan bahwa kemampuan kreatifnya juga mendukung artis lain untuk berkembang.

Gaya Musik dan Inspirasi

Gaya musik Stephanie Poetri berada di genre pop dan R&B, dengan fokus pada melody yang lembut dan lirik yang jujur tentang hubungan, perasaan, dan kehidupan. Kepekaannya dalam menulis lagu menjadikannya salah satu artis muda yang suaranya di anggap representatif bagi generasi yang tumbuh di era digital. Menyentuh tema-tema sehari-hari yang dekat dengan pengalaman mendengarkan musik pendengarnya.

Ia juga di kenal memiliki beberapa lagu lain yang resonan dengan pengalaman pribadi. Di antaranya lagu-lagunya yang membicarakan hubungan jarak jauh (long distance), kerinduan, dan pencarian jati diri sebagai individu serta artis yang tumbuh di dua budaya berbeda.

Kehidupan Pribadi dan Momen Bahagia

Selain soal musik, kehidupan pribadi Stephanie juga menarik perhatian publik. Pada 30 Mei 2025, ia resmi menikah dengan Asher Novkov-Bloom dalam upacara sederhana di Beverly Hills Courthouse, Los Angeles, Amerika Serikat. Momen bahagia itu bahkan di umumkan Stephanie ketika sedang tampil di panggung Head in the Clouds 2025 festival musik di Los Angeles sehari setelah pernikahannya. Membuatnya pertama kali menyanyikan lagu “I Love You 3000” sebagai seorang istri.

Busana pernikahan Stephanie pun mencerminkan identitas dua budaya yang ia miliki, kebaya putih dengan kain tenun yang merepresentasikan Indonesia. Di padukan dengan cowboy boots khas Amerika Serikat — simbol dari dua latar belakang budaya yang berharmoni dalam dirinya.

Exit mobile version