Site icon BeritaHangat24

4 Maskapai RI ‘Di Sentil’, 38 Unit A320 Harus Segera Perbaikan

4 Maskapai RI 'Di Sentil', 38 Unit A320 Harus Segera Perbaikan

4 Maskapai RI ‘Di Sentil’, 38 Unit A320 Harus Segera Perbaikan

4 Maskapai RI ‘Di Sentil’, 38 Unit A320 Harus Segera Perbaikan Dengan Berbagai Kerusakan Dari Bermacam Aspeknya. Selamat siang, para pembaca dan pemerhati dunia aviasi! Berita mendebarkan datang dari langit Indonesia. Ketika kita membicarakan penerbangan, keselamatan adalah prioritas utama. Dan saat ini, perhatian tertuju pada salah satu workhorse utama maskapai nasional: pesawat Airbus A320. Karena sebanyak 38 unit pesawat jenis A320 yang di operasikan oleh 4 Maskapai RI kini berada di bawah sorotan serius. Pihak berwenang baru saja melayangkan ‘sentilan’ keras. Bahkan mengeluarkan perintah wajib perbaikan yang harus segera di laksanakan. Terlebih hal ini bukanlah masalah kecil. Namun ini menyangkut keamanan puluhan ribu penumpang yang terbang setiap harinya. Kami akan mengupas tuntas detail perintah perbaikan ini. Mari kita simak bersama!

Mengenai ulasan tentang 4 Maskapai RI ‘di sentil’, 39 unit A320 harus segera perbaikan telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.

Batik Air

Ia menjadi salah satu maskapai yang mendapat sorotan ketika muncul informasi bahwa terdapat 38 unit Airbus A320 di Indonesia. Terlebih yang wajib di perbaiki akibat temuan teknis pada sistem kendali pesawat. Temuan ini bermula dari instruksi keselamatan yang di keluarkan otoritas penerbangan Eropa. Setelah mendeteksi potensi gangguan pada komponen pengendali penerbangan, khususnya perangkat lunak. Dan juga modul ELAC yang mengatur fungsi elevator serta aileron. Masalah tersebut dapat muncul ketika pesawat terpapar radiasi matahari intens. Serta yang berpotensi mengganggu keandalan data sistem. Sehingga peningkatan dan pembaruan perangkat lunak menjadi langkah yang harus segera dilakukan. Karena sifatnya menyangkut keselamatan, instruksi internasional ini. Kemudian di ikuti oleh Kementerian Perhubungan Indonesia. Terlebih yang langsung melakukan pendataan dan memastikan semua maskapai nasional yang mengoperasikan A320 menjalankan prosedur pemeriksaan mendalam. Ia termasuk dalam daftar operator Indonesia terkena dampak karena armada mereka cukup banyak menggunakan Airbus A320.

4 Maskapai RI ‘Di Sentil’, 38 Unit A320 Harus Segera Perbaikan Karena Dampak Tersebut

Kemudian juga masih membahas 4 Maskapai RI ‘Di Sentil’, 38 Unit A320 Harus Segera Perbaikan Karena Dampak Tersebut. Dan faktanya adalah:

Super Air Jet

Ia menjadi salah satu maskapai yang ikut terdampak dalam isu perbaikan besar. Tentunya terhadap armada Airbus A320 di Indonesia. Setelah pemerintah memastikan bahwa ada 38 unit pesawat jenis tersebut yang wajib menjalani pemeriksaan mendalam dan pembaruan sistem. Kasus ini bermula dari adanya instruksi keselamatan internasional. Karena yang di keluarkan regulator penerbangan global setelah terdeteksi potensi gangguan pada komponen kendali penerbangan Airbus A320. Terutama pada sistem perangkat lunak dan modul ELAC yang berperan mengatur fungsi kemudi pesawat. Gangguan tersebut bersifat potensial tetapi cukup serius. Karena dapat di picu oleh paparan radiasi matahari intens yang mengganggu keandalan pengolahan data pada sistem kendali. Karena menyangkut keselamatan, otoritas internasional memberikan instruksi. Tentunya agar seluruh operator yang mengoperasikan A320 melakukan pembaruan perangkat lunak. Dan juga pengecekan teknis secara menyeluruh.

Kementerian Perhubungan Indonesia kemudian bertindak cepat dengan mengikuti arahan keselamatan tersebut. Kemudian juga melakukan pendataan terhadap semua maskapai nasional yang mengoperasikan Airbus A320. Super Air Jet. Tentunya sebagai maskapai yang dalam beberapa tahun terakhir agresif memperbanyak rute dan memperkuat armada narrow-body mereka. Kemudian juga yang termasuk dalam daftar maskapai yang di periksa. Armada A320 milik Super Air Jet sangat penting bagi operasi harian mereka, terutama untuk melayani rute-rute domestik jarak pendek hingga menengah yang menjadi fokus bisnis maskapai. Setelah pengecekan dilakukan, regulator memastikan bahwa dari seluruh A320 yang beroperasi di Indonesia. Kemudian terdapat total 38 unit yang harus di tarik sementara dan di perbaiki. Serta yang termasuk beberapa unit yang berada dalam operasional Super Air Jet. Proses perbaikan mencakup pembaruan perangkat lunak kendali penerbangan, pengujian ulang sistem, pengecekan modul ELAC. Tentunya hingga validasi teknis.

Ini Dia 4 Pesawat Indonesia Pemilik 38 Unit A 320 Yang Bermasalah

Selain itu, masih membahas Ini Dia 4 Pesawat Indonesia Pemilik 38 Unit A 320 Yang Bermasalah. Dan maskapai lainnya adalah:

Citilink Indonesia

Ia menjadi salah satu maskapai yang masuk dalam daftar operator Airbus A320 yang terdampak kewajiban pemeriksaan. Dan juga perbaikan setelah pemerintah memastikan adanya 38 unit A320 di Indonesia. Terlebih yang harus di tarik sementara untuk di perbarui sistemnya. Kebijakan ini berawal dari instruksi keselamatan internasional yang di terbitkan oleh regulator penerbangan global. Setelah ditemukannya potensi gangguan pada sistem kendali penerbangan Airbus A320. Terutama pada perangkat lunak dan modul ELAC yang mengatur fungsi kemudi pesawat. Gangguan tersebut dapat muncul akibat paparan radiasi matahari intens. Kemudian yang memengaruhi keandalan data pada sistem kontrol. Sehingga peningkatan perangkat lunak dan pengecekan ulang komponen. Kemudian juga menjadi langkah wajib untuk menjaga standar keselamatan tertinggi. Menanggapi instruksi tersebut, Kementerian Perhubungan Indonesia langsung melakukan inspeksi mendalam.

Serta pada semua pesawat A320 yang di operasikan maskapai nasional. Kemudian yang termasuk yang di miliki dan di operasikan oleh Citilink. Citilink Indonesia, sebagai maskapai berbiaya rendah dengan salah satu armada Airbus A320 terbesar di tanah air. Maka sangat bergantung pada tipe pesawat ini untuk melayani rute-rute domestik dan regional. Karena itu, ketika regulator mendata dan memastikan bahwa sebagian dari total 38 unit A320 di Indonesia masuk kategori wajib perbaikan. Dan ia juga menjadi salah satu operator yang harus menindaklanjuti instruksi tersebut. Pesawat-pesawat yang terdampak di tarik sementara dari layanan komersial agar dapat menjalani proses pemeriksaan rinci. Mulai dari pembaruan perangkat lunak sistem kendali, pengecekan modul ELAC. Terlebihnya hingga pengujian ulang fungsi kontrol penerbangan. Kemudian juga yang menjadi fokus dalam instruksi keselamatan internasional. Proses pemeriksaan dan perbaikan ini biasanya membutuhkan beberapa hari per pesawat. Namun tergantung kesiapan teknisi, ketersediaan perangkat lunak terbaru, dan fasilitas hanggar.

Ini Dia 4 Pesawat Indonesia Pemilik 38 Unit A 320 Yang Bermasalah Dan Harus Segera Masuk Bengkel

Selanjutnya juga masih membahas Ini Dia 4 Pesawat Indonesia Pemilik 38 Unit A 320 Yang Bermasalah Dan Harus Segera Masuk Bengkel. Dan maskapai lainnya adalah:

Indonesia AirAsia

Ia menjadi salah satu maskapai yang ikut terdampak dalam proses pemeriksaan. Dan perbaikan armada Airbus A320 yang tengah dilakukan di Indonesia. Setelah regulator memastikan bahwa terdapat 38 unit A320 yang wajib menjalani pembaruan serta pengecekan teknis mendalam. Situasi ini muncul setelah adanya arahan keselamatan dari otoritas penerbangan internasional. Terlebih yang terkait potensi gangguan pada sistem kendali penerbangan Airbus A320. Dan khususnya pada perangkat lunak serta modul kendali yang mengatur fungsi kemudi pesawat. Potensi gangguan tersebut di duga dapat terjadi akibat kondisi tertentu. Tentunya seperti paparan radiasi matahari intens yang memengaruhi keandalan data sistem. Sehingga peningkatan perangkat lunak. Kemudian juga inspeksi ulang menjadi langkah wajib yang harus dilakukan untuk menjaga keselamatan operasional.

Menindaklanjuti instruksi global ini, otoritas penerbangan Indonesia segera melakukan peninjauan terhadap seluruh armada A320. Kemudian yang di operasikan oleh berbagai maskapai nasional. Serta yang termasuk Indonesia AirAsia yang di kenal sebagai salah satu operator A320 terbesar di kawasan. Sebagai maskapai berbiaya rendah yang memiliki banyak rute regional dan internasional di Asia Tenggara. Dan Indonesia AirAsia sangat bergantung pada Airbus A320 sebagai armada utama mereka. Karena itu, ketika regulator memastikan bahwa sebagian dari total 38 pesawat. Terlebih yang masuk kategori wajib perbaikan berada dalam operasional AirAsia Indonesia. Dan maskapai tersebut segera mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan sesuai standar keselamatan internasional. Pesawat-pesawat yang teridentifikasi langsung di tarik sementara dari jadwal penerbangan. Tujuannya agar dapat menjalani proses teknis seperti pembaruan perangkat lunak sistem kendali penerbangan.

Jadi itu dia beberapa pesawat yang berimbas dari 38 unit Airbus A329 karena wajib perbaikan dari 4 Maskapai RI.

 

Exit mobile version